<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/1936378532802752048?origin\x3dhttp://happyyforever.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Friday, September 18, 2009

♥ Verdi's sweet seventeen

Kemaren lusa, tepatnya tanggal 16 September 2009, Verdiana genap berusia 17 tahun. Setelah didesak dan didukung oleh semua teman dan keluarganya, akhirnya ia pun merencanakan pesta sweetseventeen yang dirayakan tanggal 17 September. Beberapa teman dekat dan keluarga diundang menghadiri pesta itu. Semua setuju untuk datang dan sangat senang karena ada kesempatan untuk merayakan ulang tahun Verdi serta dapat makan gratis. Verdi ingin merayakan pesta nya di sebuah restoran di daerah Menteng, Jakarta selatan. Karena itu, para undangan diberitahu untuk berkumpul di rumahnya terlebih dahulu, baru berangkat bersama pukul 19.00.
Pada hari yang dinanti-nantikan oleh Verdiana dan semua kawannya, mereka semua berkumpul di rumah Verdi sebelum jam yang ditentukan. Janice ikut pulang ke rumah Verdi agar tidak repot. Hingga pukul 17.00, belum ada undangan yang datang. Mereka semua masih sibuk mempersiapkan diri dan tampil secantik mungkin khusus untuk ulangtahun Verdi. Verdi dan Janice bahkan sempat cucimuka dan lulur wajah bersama, catok rambut, dan keriting rambut Verdi memakai curling iron. Karena mereka berdua tidak berhasil membuat rambut Verdi keriting, mereka memanggil mbak nya Verdi. (mbaknya lebih jago dari Verdi-nya)
Saat Verdi tengah dicatok mbaknya, undangan pun mulai berdatangan. Yang datang duluan adalah Cindy(hebat, baru kali ini liat Raissa pake dress biru coklat terusan gitu. Waaaw Raissa manis dehhh~ hahaha), disusul oleh Shanti. Mereka berdua takut pada anjing-anjingnya Verdi, karena itu para anjing dikurung dulu di kamar mama Verdi. Tetapi Sin-chan, anjing shelty Verdi yang terbaru, berhasil menyambut mereka berdua sehingga menimbulkan keributan dan jeritan yang tidak dapat diantisipasi. Akhirnya setelah mereka berkumpul di kamar Verdi, datanglah Marliana. Verdi juga selesai dikeriting dan terlihat sangat manis dengan style keriting sebahu itu. Teman-temannya segera berdecak kagum dan memuji penampilan Verdi yang manis. Ditambah dengan purple heels dan dress simple Verdi yang berwarna putih dengan strap spagetti sukses mendukung penampilannya yang sweet dan cute.
Tamu-tamu lain pun mulai berdatangan, disusul Claudia yang datang dengan dress glamour plus make-up. Nadia dan Vina juga datang setelah itu, dan mereka semua berkumpul di kamar Verdi. Teman-teman Verdi sudah mendesaknya untuk menggunakan make-up, tetapi ia tetap kukuh pada pendiriannya tanpa make-up. Tamu tamu lain mulai berdatangan lagi, yaitu "Mami" Karina dan Raina yang memakai camisol ungu yang keren dan scarf - yang segera disita Raissa dan tidak dikembalikan sampai akhir acara. Tamu yang hadir mulai sibuk berbincang, berdandan, bercatok ria, berfoto, dan memenuhi kamar Verdi yang bernuansa pink dan girly. Akhirnya, tibalah Ira, Jessica, Karina T., dan Jefanya. Mereka berempat sebelumnya berkumpul di rumah JO untuk mandi dan berdandan disana. Penampilan mereka yang semuanya dikeriting sangat mengejutkan pihak yang melihat mereka. Terutama bagi Karina T dan Jeje, yang jadi terlihat manis dan feminim setelah dikeriting. JO dan Ira juga memakai make-up sehingga terlihat cantik. Kamar Verdiana segera menjadi penuh dan meluap ke luar kamarnya, setelah kedatangan dua tamu terakhir, Yosefina dan Stefannie. Yosefina terlihat girly dengan dress berlengan berwarna abu-abu metalik dan kalung. Suasana di rumah Verdi jadi sangat heboh dan ramai. Apalagi setelah acara pemberian kado ke Verdi, dan acara foto-foto.
Akhirnya, mereka semua turun ke luar rumah Verdi, dan mulai mengantri naik ke mobil. Mobil yang dipakai ada tiga, yaitu dua mobil Verdi dan satu mobil Raina. Mereka semua pun mulai berangkat menuju Menteng. Perjalanan terasa amat jauh tetapi menyenangkan, meskipun mereka semua duduk berimpitan, tetapi di sepanjang jalan mereka selalu mengobrol dengan penuh canda tawa. Setelah berjalan sekian lama, mereka pun tiba di depan restoran Seribu Rasa. Restoran itu terlihat sangat indah dan mewah, hingga punya basement dan vallet parking pribadi. Mobil orangtua Verdi sudah tiba duluan disusul oleh mobil Verdi. Mobil Raina mengalami salah jalan dan terlambat sampai.
Keluarga dan teman-teman Verdi yang telah hadir segera menaiki tangga menuju restoran. Restoran itu terasa sangat romantis dengan lampu yang diredupkan dan ditaruh lilin aromaterapi di sekitarnya sehingga harum. Restoran itu sangat luas dan terbagi menjadi beberapa bagian. Para undagan mengagumi restoran itu dan designnya yang simple tapi mewah, dengan kolam ikan terbuka dan air mancur di tengahnya. Ternyata Verdi sudah memesan private room dengan 3 ruangan diujung restoran. Teman-teman yang sudah hadir masuk ke private room itu dan mulai berfoto-foto sambil menunggu yang belum tiba.
Setelah Raina dan kawan kawan tiba, semuanya mulai memesan minuman masing-masing. Meja 1 dipenuhi oleh Verdiana, Claudia, JO, Jeje, DeeDee, Janice, Ira, Vina, Karina. Meja 1 sangat heboh dipenuhi canda tawa karena ulah Ira, Karin dan JO. sementara meja 2 terlihat lebih sepi dan dipenuhi oleh manusia manusia yang lebih alim yaitu mami Kayin, Raina, Yose, Raissa, Nienie, Marli. Setelah minuman yang dipesan berdatangan, disuguhkan pula makanan pembuka. Lalu kami berdoa bersama untuk Verdi dan makanannya. Makanan mulai berdatangan, dengan berbagai variasi dan jenis yang berbeda, dan semuanya terlihat sangat lezat dan menggugah selera. Para manusia yang kelaparan mulai menyerbu hidangan seafood yang tersedia. Semua makanan terasa enak dan mengenyangkan perut. Selagi makan kami semua bercanda dan tertawa dan saling mengobrol hingga beberapa orang sudah merasa sudah kenyang dan berhenti makan.
Lalu kami mulai berjalan-jalan dan bercanda canda di sekitar situ, sambil berfoto-foto di segala spot yang terlihat menarik. Setelah itu datanglah hidangan penutup, yaitu es cendol dan es campur. Kami semua menikmati dessertnya dengan senang hati dan sukacita. Kami melanjutkan berfoto-foto lagi dan becanda tawa di sekitar air mancur. Di dekat sana ada pajangan dayung berbagai bentuk, dan kolam ikan mas yang mengitarinya. Kami pun puas berfoto-foto hingga waktu yang memisahkan kita. Setelah ratusan jepretan foto dan flash, kami pun harus pulang.

I AM SMILING :)
9/18/2009 02:40:00 PM


♥ theGrumpyToasts.::



      theGrumpyToast is very grumpy. Beware, this toast bites.LOL..

      Live.Laugh.Love

      Hey guys!!! Welcome to our only blog, where U can see anything about us, the story that U could never forget.. (hehe). Just for information, we are:

      Amelia (:
      Ira (:
      Janice (:
      J.O (:
      Karin (:
      Marli (:
      Odille (:
      Verdiana (:

      XOXO

      We started share our stories since July '09.
      We our friends.
      We our lifee.
      Have a great day, sweetheart!
      Have fun. &HappyyForever!!

♥ TagBoard::


    The toast said TAG. NOT spam. LOL. xD

♥ Past rawr-ing::



    ♥ ThankYou::